Home » » sepucuk surat untukmu

sepucuk surat untukmu

Written By Unknown on Selasa, 03 Januari 2012 | 09.11

Tulisan ini sebenarnya murni bukan hasil karya saya. Jelas saja. Saya bukan tipe mellow dan jenis makhluk romantis melankolis. Saya hanya membaca sebuah note berjudul ‘……’ dari seorang sahabat meresapi maknanya, dan menyadari sindiran dalam tiap katanya. Tapi karena saya menyukai tulisannya, akan saya bagikan untuk Anda. Hehee
Hidup begitu penuh dengan pilihan…
Hidup atau tidak hidup (untuk tidak mengatakan ‘mati’),
berjumpa atau berpisah,
mendekat atau menghindar,
mempertahankan atau melepaskan,
mengingat atau melupakan…
Dan berjumpa denganmu adalah awal… ketika aku memulai segalanya untuk:
mengenalmu, jatuh hati padamu, mendekatimu, merasa sakit lantaran merindukanmu, berbahagia, mencintaimu, mengharapkanmu, mengira tak cukup baik bagimu, mempertahankanmu… hingga pada satu titik melepaskanmu…
Hidup adalah aku yang pada akhirnya memilih untuk membebaskanmu… mencintai segala yang ada di sekitarmu, sekalipun aku tak masuk dalam hitungan.
Kadang aku bertanya, bagaimana situasi akan berpihak padaku ketika aku yang dulu justru berdebat dengan waktu perihal kehadiranmu.
Tentu tidak akan sama…
Tapi segalanya sudah terlewati, bukan?
Aku dengan kehidupanku, sedang dirimu dengan kehidupanmu.
Maka pada akhirnya aku memilih untuk… terus mengingat kenangan, tentang aku, kamu, dan kita…
Bukan untuk menyesali, tapi mensyukuri hadirmu.. walau dalam jenak…
“Terima kasih.”
Sudahkah aku mengatakannya padamu?
Karena hingga detik ini pun aku masih mengagumimu…
sosok yang begitu kucintai, namun terlalu mendekati sempurna untuk kumiliki…
Sedikit tersindir..
Bagaikan curahan hati saya saat ini..
Untuk seseorang tentunya..
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar


Download

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. hanafi lanjar maibit blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger